Marc Marquez Bilang Pembalap Lain Gak Bikin Motor Kencang
Marc Marquez
JEVPEDIA.COM - Setelah hampir 9 bulan absen di ajang MotoGP lantaran cedera patah tulang lengan kanan atas akibat kecelakaan, Marc Marquez kembali balapan pada musim ini. Penampilannya tidak langsung memuaskan, karena selain masih dalam proses penyembuhan Marc Marquez, motor Honda RC213V yang digebernya juga dirasa aneh.
Pasalnya Marc Marquez merasa Honda RC213V sangat berbeda dengan yang terakhir kali dikendarainya, awalnya Marquez berpikir positif motor telah mengalami banyak peningkatan, dan ia harus beradaptasi dengan itu. Namun, seiring berjalannya waktu, The Baby Alien menyadari ada yang salah pada tunggangannya.
Sasis baru yang didapatkan di Assen memberikan secercah harapan kepada Marc Marquez dan pembalap Honda lainnya. Tapi, masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh Honda agar bisa kembali konsisten memperjuangkan kemenangan.
“Ketika saya kembali, awalnya sangat sulit karena motor terasa aneh. Namun sejak di Mugello saya mulai berkendara dengan gaya balap yang sama seperti sebelumnya dan menerapkan setelan yang serupa dengan 2019,” kata Marquez.
Lebih lanjut Marquez bercerita bahwa, uniknya sekarang semua pembalap Honda ingin memiliki motor yang mirip dengan Marc Marquez, karena hanya dirinya yang punya motor sedikit berbeda.
Marc Marquez juga menegaskan dirinya tak akan memberikan detail apa yang membedakan motornya dengan yang lain. Tetapi ia mengatakan telah menyerah pada pengembangan yang dilakukan sebelumnya selama dirinya absen.
Bahkan, pembalap yang sekarang usianya 28 tahun tersebut mengatakan pekerjaan yang dilakukan oleh pembalap Honda lainnya sebelum ia kembali hanya memperburuk situasi.
“Tahun lalu saya tidak memperkuat Honda dan mereka tetap menguji banyak hal baru. Beberapa pembalap menyukainya dan mereka mempertahankan itu. Tapi saat saya kembali, sulit untuk memahami motor. Saya merasakan sesuatu yang aneh. Saya menemukan beberapa hal yang disukai pembalap lain, tapi itu tak mengubah kinerja motor," bilang Marquez.
Sejumlah upaya telah mereka lakukan untuk meningkatkan hasil akhir, tetapi mereka tidak juga menemukan titik terang. Bahkan test rider Honda, Stefan Bradl, pernah mengatakan bahwa pabrikan Jepang tersebut seperti kehilangan arah tanpa adanya Marc Marquez. (100kpj.com)
Pilihan Redaksi
IndexPendekatan konsep Pahala-Dosa sebagai Lampu Lalu Lintas Kehidupan
Liminal Community: Mencari Sakralitas di luar Religiusitas
Riba itu Otoritarianisme dan Sedekah Brutal itu Egalitarianisme
Nikah Sederhana Itu Keren, tapi Nikah Mewah dengan Kesadaran itu Keren Banget
Perbedaan Prilaku Keuangan Atau Financial Behaviour Antara Generasi Milenial dan Generasi Z
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Daerah
Komitmen Ketahanan Pangan, Polsek Tembilahan Gelar Penanaman Jagung di Seberang Tembilahan
Ahad, 10 Mei 2026 - 13:09:05 Wib Daerah
Lakukan Monev, Ketua TP. PKK Inhil Harap Kesinambungan Kegiatan di daerah dengan Program Pokok PKK
Sabtu, 07 Februari 2026 - 13:03:16 Wib Daerah
Bupati Inhil Herman Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenazah ASN Pemkab Inhil
Sabtu, 07 Februari 2026 - 13:00:48 Wib Daerah
Ramadhan Ke-7 Pemkab Inhil Perkuat Silaturahmi Melalui Buka Puasa Bersama
Jumat, 27 Februari 2026 - 12:58:33 Wib Daerah
