Imam Hukum Pencuri Kotak Amal dengan Memandikan Seperti Mayat
JEVPEDIA.COM - Seorang imam masjid di Malaysia menghukum seorang pemuda yang tertangkap mencuri kotak amal masjid dengan memandikannya seperti mayat. Video dari hukuman itu menjadi viral dan mendapat reaksi keras dari warganet.
Video yang diunggah Twitter Penangkini (@penang_kini) itu direkam di kamar mayat masjid, dimana imam terlihat melakukan “mandi mayat” pada pencuri itu, sementara setidaknya dua orang lain menahan pemuda itu agar tidak berontak.
“Kena Kamu! Siapa suruh mencuri kotak amal masjid?,” tulis akun itu sebagaimana dilansir World of Buzz.
Pemuda itu terlihat terbaring di atas lempengan kamar mayat sementara sekelompok pria, termasuk imam, mengelilinginya. Seorang pria terdengar menyarankan mereka melakukan ritual memandikan mayat pada pemuda itu.
Imam kemudian mulai menyemprotkan air ke pemuda itu sambil menutupi wajahnya. Pada satu titik, pemuda itu mencoba untuk bangun, tetapi dia kemudian ditahan oleh orang-orang yang mengelilinginya dan sang imam mulai memukuli kepala pemuda itu dengan selang.
Mereka kemudian menutupi kepala pemuda itu dengan kain dan terus menyiksanya.
“Ya, imam kami sedang memandikan – bukan mayat, tapi calon mayat,” kata orang yang merekam kejadian itu.
Namun, warganet mengecam tindakan imam masjid itu.
“Menyiksa orang di surau? Jangan menghukum anak itu sendiri. Bawa dia ke kantor (polisi) dan perjuangkan hukuman yang lebih berat di sana. Mengapa Anda harus menghukumnya sendiri seperti itu? Dengan mengenakan jubahnya dan serban pada,” kata salah seorang warganet.
“Anak itu salah, tetapi jika Anda melakukan itu padanya dan dia mati, maka Anda akan menanggung akibatnya. Serahkan dia ke pihak berwajib. Dia masih manusia, dan Islam tidak mengajarkan kita untuk melakukan hal-hal seperti ini. Kedua belah pihak bersalah,” ujar yang lainnya.
Warganet juga menunjukkan bahwa imam itu menggunakan metode “waterboarding” untuk menyiksa bocah tersebut. Ada juga yang meminta Kepolisian Malaysia (PDRM) untuk menyelidiki masalah ini.
(Sc : Okezone)
Pilihan Redaksi
IndexPendekatan konsep Pahala-Dosa sebagai Lampu Lalu Lintas Kehidupan
Liminal Community: Mencari Sakralitas di luar Religiusitas
Riba itu Otoritarianisme dan Sedekah Brutal itu Egalitarianisme
Nikah Sederhana Itu Keren, tapi Nikah Mewah dengan Kesadaran itu Keren Banget
Perbedaan Prilaku Keuangan Atau Financial Behaviour Antara Generasi Milenial dan Generasi Z
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Daerah
Penyambutan Jamaah Haji Inhil Berlangsung Khidmat, Wakil Ketua DPRD Turut Hadir
Rabu, 10 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Daerah
Junaidi AN Dukung Peningkatan Layanan Publik, Hadiri Peresmian MPP Kabupaten Inhil
Senin, 15 Juni 2026 - 22:30:00 Wib Daerah
Komisi I dan Komisi IV DPRD Inhil Gelar Rapat Evaluasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:00:00 Wib Daerah
Anggota DPRD Inhil Adi Chandra Apresiasi Pelaksanaan MTQ Ke-56 Tingkat Kecamatan Kateman
Rabu, 17 Juni 2026 - 22:00:00 Wib Daerah

