Viral Bayi Ditato Sekujur Tubuhnya, sang Ibu Panen Kritikan

JEVPEDIA.COM – Dulu tato identik dengan konotasi negatif, sehingga orang bertato kerap dipandang urakan bahkan dianggap seperti preman. Namun belakangan, tato semakin digemari sebagai sebuah seni. Jika biasanya hanya orang dewasa yang memiliki tato, lantas apa jadinya apabila bayi ditato?

Viral Bayi Ditato

Tato memang merupakan seni melukis di atas kulit. Hanya saja, bayi bertato cukup jarang ditemukan bahkan boleh dibilang tidak lazim.

Belum lama ini, sebuah video yang mempertontonkan seorang bayi ditato ramai di media sosial. Bocah mungil yang diperkirakan berusia kurang dari 1 tahun itu tampak menangis saat seniman tato memainkan jarum tinta di atas tubuhnya.

Terang saja, video bayi bertato yang dibagikan ulang oleh sejumlah akun TikTok ini memicu reaksi netizen. Banyak yang merasa kasihan bahkan merasa geram dan mengkritik orang tua si bayi.

Video bayi menangis saat sedang ditato salah satunya diunggah oleh akun @ogysugiato.

Proses pembuatan tatonya,” tulis si pemilik akun sebagai keterangan unggahannya.

Layaknya bayi lainnya, bayi tersebut terlihat menggemaskan dengan mengenakan popok. Hanya bedanya, sekujur tubuhnya dipenuhi tato, mulai dari tangan, kaki, hingga bagian perut. Selain itu, si bayi juga tampak mengenakan sejumlah aksesoris seperti gelang dan kalung berukuran cukup besar.

Tanggapan Netizen

Hingga berita ini diturunkan, video bayi menangis saat ditato sudah disaksikan 5 juta pengguna TikTok dan dibanjiri ribuan komentar warganet.

“Kok ditato, padahal masih kecil,” kata akun Putri Karisma.

“Padahal belum tentu nanti dia gede suka sama kulitnya yang ditato,” timpal akun Anggiaas.

Sementara itu, beberapa netizen menyebut jika tato pada bayi tersebut bukanlah jenis tato permanen.

“Pake logika aja, kalau itu beneran ditato permanen enggak bakalan gitu nangisnya, pasti jerit-jerit dan berontak. Orang bayinya santai, dia cuma takut sama orang yang nato,” tulis akun bernama Septya.

Bayi dalam video itu sendiri diketahui bukan anak dari orang Indonesia, melainkan berasal dari luar negeri. Orang tua si bayi cukup sering mengunggah video kebersamaan mereka lewat akun TikTok Treylin Armani.

Dari sejumlah unggahannya, terlihat jika sekujur tubuh sang ibu tersebut juga dipenuhi tato. Tak jauh berbeda, komentar di sejumlah unggahan ibunya juga dipenuhi kecaman lantaran penampilan bayinya yang tidak lazim.

“Mothers should not let their children do what they want when they grow up (ibu seharusnya tidak memaksa anak-anak mereka melakukan apa yang ibunya inginkan ketika mereka tumbuh dewasa),” kata salah seorang netizen.

Tato Temporer, Amankah untuk Anak di Bawah Umur?

Terlepas dari perdebatan netizen soal bayi ditato, faktanya memang ada sejumlah orang tua yang menggunakan tato temporer untuk anak-anak mereka. Jenis tato ini bersifat sementara.

Akan tetapi, orang tua harus memastikan jika bahan-bahan yang digunakan aman. Cek apakah produknya sudah lolos uji atau belum. FDA telah menerima laporan adanya risiko iritasi kulit pada anak yang diberi tato temporer.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah mesin mikro-injeksi yang digunakan oleh beberapa seniman tato temporer profesional. Tato temporer berbasis mikroinjeksi mungkin tidak menyakitkan bagi si kecil, tetapi tetap saja alat yang digunakan akan menusuk kulit.

Eksekutif Kesehatan dan Keselamatan Inggris baru-baru ini mengeluarkan peringatan bahwa mesin yang tidak dibersihkan dengan benar dapat memfasilitasi penyebaran penyakit menular termasuk HIV dan hepatitis. Akibatnya, beberapa jenis mesin injeksi mikro dengan bagian internal yang dapat membawa kontaminasi dari satu pelanggan ke pelanggan lain telah dilarang di sana.

 

 

 

(Sc : TheAsianParent)

Check Also

Salah Satu 3D Artist Indonesia Ada di Proyek Spider-Man: No Way Home

JEVPEDIA.COM – Spiderman: No Way Homebisa dibilang merupakan salah satu film paling sukses di tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *