JEVPEDIA.COM - Apa sih yang salah dengan mengonsumsi air putih? Itu pertanyaan yang bisa diajukan lantaran melihat risiko dari menenggak air mineral seharusnya hampir tidak ada, kecuali kamu mengalami tersedak air jika minum dengan cara tergesa-gesa.
Nah, selain dapat merehidrasi jumlah air dalam tubuh kita, air juga merupakan pelarut alami makanan yang kita konsumsi yang seharusnya membuat tubuh jadi lebih seimbang, segar dan sehat.
Namun ada sejumlah pemahaman yang jeliru terutama dalam meminum air putih yang menurut sejumlah ahli kesehatan, salah melakukannya malah membuat kondisi tubun jadi celaka.
Ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang baka dapat dipengaruhi secara negatif oleh kurangnya tidur.
Selain itu, nokturia juga dapat meningkatkan risiko seperti hipertrofi prostat jinak, kandung kemih terlalu aktif, diabetes, infeksi kandung kemih, penyakit jantung, sembelit, dan depresi.
Nokturia dapat terjadi pada siapa saja pada usia berapa pun tetapi lebih sering terjadi pada orang tua.
1. Minum Air Sebelum Tidur
Ternyata minum air putih sebelum tidur malah mendatangkan bahaya bagi kesehatan. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko nokturia seseorang. Nokturia adalah peningkatan kebutuhan seseorang untuk buang air kecil di malam hari. Nah, saat tertidur, tubuh manusia menghasilkan lebih banyak hormon yang memperlambat fungsi ginjal dan menurunkan produksi urin. Kombinasi ini mengurangi kebutuhan orang untuk buang air kecil di malam hari dan membantu mereka tidur tanpa gangguan. Akan bahaya jika kita berulang kali bangun di mana kegiatan itu malah dapat mengurangi durasi dan kualitas tidur seseorang. Bukan hanya itu, noktaria ini juga punya risiko ke yang lainnya. Misal ketika seseorang nokturia, akan ada dampak signifikan pada kualitas hidup mereka.
Ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang baka dapat dipengaruhi secara negatif oleh kurangnya tidur.
Selain itu, nokturia juga dapat meningkatkan risiko seperti hipertrofi prostat jinak, kandung kemih terlalu aktif, diabetes, infeksi kandung kemih, penyakit jantung, sembelit, dan depresi.
Nokturia dapat terjadi pada siapa saja pada usia berapa pun tetapi lebih sering terjadi pada orang tua.
