1. Pemuda tersebut juga tawarkan desain kaos bergambar presiden
Tak hanya mengunggah gambar saja, pemuda tersebut juga menawarkan gambar itu menjadi desain kaos. Riswan pun akhirnya meminta maaf dan mengakui kesalahannya.
"Pelaku kita amankan dan bersedia meminta maaf secara terbuka atas perbuatannya," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa saat dihubungiIDN Times, Kamis (19/8/2021).
2. Pelaku meminta maaf kepada hakim dan juga polisi
Selain itu gambar Jokowi, pelaku juga mengunggah tulisan yang menyebut hakim di Indonesia tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah. "Untuk apa ada hakim?. Jika polisi sudah tidak bisa membedakan mana yang harus ditangkap dan mana yang harus bebas, lebih baik bubarkan saja polisi, wahai para pejabat tunjukan wujud asli kalian, kalau kalian benci terhadap ulama," tulisnya. Atas tulisan itu, Riswan pun menyampaikan permintaan maafnya.
"Yang bersangkutan juga membuat rekaman video yang menyatakan permintaan maaf terhadap masyarakat Indonesia, institusi kehakiman dan kepolisian, atas unggahannya tersebut," jelas Adhi.