Timnas Italia pada Piala Eropa 1968 mengalahkan Yugoslavia. Pada pertandingan pertama, kedua tim bermain imbang 1-1. Namun, pertandingan harus diulang karena saat itu belum ada aturan babak tambahn dan adu penalti. Pada pertandingan ulan, Italia menang 2-0 dan menjadi juara Piala Eropa 1968 di rumah mereka sendiri.
4. 34 Tak Terkalahkan
Timnas Italia mengalami perubahan karakter pemainan sejak diasuh Roberto Mancini. Pendekatan Italia yang dulu sangat dikenal dengan catenaccio, atau lebih menitikberatkan pada pertahanan kurang digunakan Mancini.
Hasilnya, Timnas Italia asuhan Mancini lebih terbuka dan bermain dengan tempo lebih cepat. Meski begitu, Mancini tak melupakan karakter permainan Italia seutuhnya. Selama dilatihnya, Timnas Italia tak terkalahkan hingga 34 pertandingan hingga final Piala Eropa 2020 melawan Inggris.
3. Bonucci Pencetak Gol Tertua di Final Pial Eropa
Italia tertinggal lebih dulu pada menit ke-2 melalu Luke Shaw setelah menerima umpangg Kieran Trippier. Italia baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-68 setelah terjadi kemelut di depan gawang Inggris, yang mampu dimaksimalkan Leonardo Bonucci.
Pad 2018 silam, Mancini mengambil pekerjaan sebagai pelatih Timnas Italia. Kehadirannya datangg setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Mancini membuat timnas Italia berbenah dan mempersembahkan gelar Piala Eropa 2020.
1. Perpanjang Catatan Buruk Inggris
Timnas Inggris mencapai final Piala Eropa 2020 sebagai debutan. Final kali ini menjadi yang pertama bagi skuad The Three Lions setelah pencapaian terbaiknya di semifinal Piala Eropa 1968 di Italia.
Pada laga semifinal, Inggris kalah saat menghadapi Yugoslavia dengan skor 1-0. Sedangkan yang keluar sebagai juara adalah Italia yang mengalahkan Yugoslavia dengan skor 2-0. Sementara Inggris menjadi juara ketiga usai menaklukkan Uni Soviet, di mana perebutan juara ketiga Piala Eropa masih diperebutkan. (sumber okezone.com)