6 Cara Keluar dari Toxic Relationship

JEVPEDIA.COM – Toxic relationship adalah hubungan yang berbahaya. Beberapa toxic relationship mungkin mudah dikenali, seperti kekerasan fisik, perselingkuhan berulang, dan perilaku seksual yang tidak pantas.

Namun, beberapa lainnya mungkin sulit disadari, seperti perilaku tidak sopan, tidak jujur, atau mengendalikan. Mengakhiri hubungan yang buruk tersebut bisa sangat rumit.

Dilansir dari Verywell Mind, berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mempermudah prosesnya:

 

1. Bangun jaring pengaman
Jika kamu berpikir untuk berhenti dari sebuah toxic relationship, buatlah rencana tentang bagaimana kamu akan menghadapi transisi tersebut. Jika kalian pasangan suami istri, pikirkan di mana kamu akan tinggal? Apa saja yang akan kamu bawa? Jangan lakukan ini sembarangan. Proses ini harus dipikirkan dengan baik.

 

2. Tetapkan tujuan untuk bisa mandiri
Jika selama ini kamu bergantung pada pasangan, inilah waktunya kamu untuk bisa lebih independen dan melepaskan ketergantungan dengan pasangan. Mulailah mencari kerja, jika kamu bergantung pada uang pasangan. Atau mulailah mencari kegiatan baru yang membuat kamu tidak bergantung pada pasangan.

 

3. Biarkan orang lain tahu
Tidak ada lagi rahasia. Ceritakan pada anggota keluarga atau teman sehingga mereka dapat membantu dalam proses keluar dari toxic relationship tersebut. Jika kamu merasa terancam, beri tahu pihak berwenang setempat dan sampaikan juga apa yang kamu alami tersebut.

 

4. Mencari bantuan profesional
Meninggalkan dan pulih dari toxic relationship akan membutuhkan waktu dan usaha. Cobalah untuk berkonstultasi dengan profesional yang berpengalaman pada masalah hubungan. Seorang ahli bisa menjadi pemandu yang netral untuk bisa mencapai tujuan yang kamu inginkan.

 

5. Berhenti bicara dengan pasangan
Seseorang yang ‘beracun’ bisa sangat licik dan bisa melakukan manipulasi agar kamu bisa kembali pada mereka. Ketika kamu sudah yakin untuk meninggalkan pasanganmu, hentikan segala bentuk komunikasi di antara kalian.

Kecuali, jika memang kalian memiliki anak dan harus mengurusnya. Jika itu yang terjadi, batasi komunikasi hanya pada permasalahan anak saja.

 

6. Merawat dan memanjakan diri
Berada dalam toxic relationship sangat-sangat merugikan kepercayaan diri dan kesehatan mental. Jika kamu perlu waktu untuk bisa siap dalam suatu hubungan kembali, jangan terburu-buru. Luangkan waktu untuk diri sendiri.

Untuk membantumu pulih, coba lakukan beberapa hobi yang selama ini belum bisa kamu lakukan. Bisa juga memulai bisnis kecil-kecilan atau juga dengan berlibur ke tempat yang kamu idam-idamkan. (medcom.id)

Check Also

Ferdinand Hutahaean Dipolisikan Terkait Cuitan ‘Allahmu Lemah’

JEVPEDIA.COM – Ferdinand Hutahaean¬†dilaporkan ke kepolisian oleh organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Makassar, Sulawesi Selatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *